Rabu, 19 Januari 2011

PROCEDURE DIVISION

image clip_image001

Program COBOL dibagi menjadi 4 divisi. Divisi yang ke 4 atau yang terakhir adalah PROCEDURE DIVISION.

Pembagian divisi ini menyebabkan program COBOL strukturnya jelas dan baik. Pada divisi yang ke 3 yaitu DATA DIVISION, Pada FILE SECTION diterangkan mengenai input data dan output data yang dipakai, meliputi nama-file, nama-record, nama-data dan semua deskripsinya. Juga pada WORKING-STORAGE SECTION dijelaskan mengenai lokasi storage tambahan yang diperlukan dalam pemrosesan beserta deskripsinya. Dan pada SCREEN SECTION dipersiapkan untuk format dari input dan atau output data yang akan ditampilkan di layar. Kalau dapat dikatakan, divisi yang ke 3 ini mempersiapkan semua sarana yang nantinya dibutuhkan dalam suatu pekerjaan proses. Kalau semua sarana sudah siap, pekerjaan akan lebih lancar. Pada PROCEDURE DIVISION inilah dengan sarana yang sudah dipersiapkan, dilakukan prosedur pekerjaan proses dari input data menjadi output data.

Semua intruksi-intruksi ditulis pada PROCEDURE DIVISION, sehingga divisi ini merupakan inti dari pemrograman COBOL. Statement yang ada di PROCEDURE DIVISION dibentuk dari verb (kata kerja).

MOVE verb

MOVE verb adalah perintah yang penting didalam program COBOL. Verb ini berguna untuk memindahkan data dari satu field ke lokasi field yang lain, sehingga input data dapat dimanipulasi untuk menghasilkan output.

Bentuk dari statement MOVE :

{ Nama – data – 1 } 

MOVE literal to nama – data – 2 [ ‘ nama – data – 3 ]
Contoh 1 :

Misalnya bentuk deskripsi pada DATA DIVISION sebagai berikut :
1 KIRIM 

¢ 2
Masih menggunakan deskripsi pada contoh 1, statement dalam PROCEDURE DIVISION sebagai berikut :



Mone kirim to terima

Akan memindahkan 8 karakter dari field group item KIRIM ke 10 karakter secara bersamaan ke field group item TERIMA. Group item yang dipindahkan akan diperlakukan sebagai nilai alphanumeric, tidak memandang bentuk dari PICTURE masing-masing elemen data item. Sehingga bersifat left justified.



DISPLAY verb

Statement DISPLAY dipergunakan untuk menampilkan hasil di layar ataupun di printer. Kalau dipergunakan statement WRITE untuk menampilkan hasil di printer, maka print-file harus disebutkan terlebih dahulu di ENVIRONMENT DIVISION pada FILE- CONTROL dan SELECT clause, tetapi dengan statement : DISPLAY, tidak perlu menyebutkanya.

Ada 3 bentuk dari statement DISPLAY.

Bentuk statement DISPLAY ke 1:

DISPLAY nama-layar

Bentuk ini telah dibahas pada SCREEN SECTION dalam DATA DIVISION (lihat bab 8.4).

Bentuk statement DISPLAY yang ke 2:

DISPLAY nama-data nama- data

Literal literal (UPON nama-mnemonik]

Nama data adalah nama dan data item yang telah disebutkan pada DATA DIVISION, yang panjang nilai datanya tidak boleh lebih dan 1920 karakter.

Literal adalah bentuk yang akan ditampilkan, berupa bentuk yang sudah tetap, terletak di antara tanda petik dua (“‘) atau terletak di antara tanda petik tunggal (‘’).

UPON clause dipergunakan bilamana hasil tidak ingin ditampilkan di layar, tetapi akan dicetak di printer. Sedang nama-mnemonik adalah nama yang dibentuk oleh programmer sebagai penunjuk alat cetakan, yaitu printer. Nama-mnemonik mi harus sudah disebutkan pada CONFIGURATION SECTION dalam SPECIAL NAMES, PRINTER IS nama-mnemonik.

Bentuk statement DISPLAY yang ke 3:

DISPIAY (posisi-tampilan). Nama-data

literal . . . [UPON nama-mnemonik]

ERASE

- Posisi-tampilan merupakan posisi bans dan kolom tertentu dan hasil yang akan ditampilkan di layar di printer.

Posisi-tampilan mi mempunyai bentuk:

LIN dan COL adalah register khusus MS-COBOL, yang merupakan COBOL reserved words, jadi tidak disebutkan pada DATA DIVISION.

Jika UN dipergunakan, posisi cursor akan terletak pada bans sesuai dengan nilai dan UN, bertambah atau bergeser oleh nilai integer-1 (bila dipergunakan). Sebaliknya COL dipergunakan untuk meletakkan cursor pada kolom sesuai dengan nilai dan COL, bertambah atau bergeser oleh nilai integer-3 (bila dipergunakan). Selain UN dan COL, untuk meletakkan cursor pada posisi layar bans dan kolom tertentu dapat dipakai nilai integer- 2 dan integer-4.

Setelah koma ‘‘.“ harus diikuti oleh I blank untuk memisahkan letak posisi dan posisi kolomnya.

ACCEPT verb.

Statement ACCEPT digunakan untuk memasukkan data lewat layar sewaktu program tersebut dijalankan (pada waktu runtime). Ada 4 bentuk statement ACCEPT yang tersedia.

Bentuk statement ACCEPT ke 1:

ACCEPT nama-data

Data yang dimasukkan, akan ditempatkan pada nama-data setelah

ACCEPT, yang bentuk, jenis dan panjangnya sudah ditentukan dalam

Bentuk statement ACCEPT yang ke 2:

ACCEPT nama.layar [ON ESCAPE statement-imperative]

Statement ACCEPT ini digunakan untuk menerima data dan mengirimkan data tersebut ke (TO) atau menggunakan (USING) field data-item yang disebutkan pada nama-layar di SCREEN-SECTION dalam DATA DIVISION.

Bila tombol ESC (escape) ditekan sewaktu pemasukan data, maka pengerjaan statement ACCEPT ini akan berhenti dan data yang dimasukkan tidak dikirimkan ke data-item yang dihubungkan oleh TO atau USING clause di SCREEN-SECTION. Kalau ON ESCAPE diikutsertakan, maka statement – imperative yang mengikutinya akan dikerjakan.

Bentuk statement ACCEPT yang ke 3 :

ZERO – FILL

SPACE – FILL

LEFT – JUSTIFY

RIGTH – JUSTIFY

TRAILING – SIGN

ACCEPT (posisi layar) nama data WTH PROMPT

UPDATE

LENGTH – CHECK

EMPTY – CHECK

AUTO – SKIP

NO – ECHO

BKKP

Posisi-layar menunjukkan letak dan posisi data yang akan dimasukkan pada layar.

Posisi layar ini mempunyai bentuk:

( [ LIN [ { ± } integer - 1 ] ] [ col [ { ± } integer – 3 ] ] )

Integer integer – 4

Bentuk posisi-layar ini fungsinya sama dengan bentuk posisi-tampilan pada statement DISPLAY bentuk yang ke 3 (Lihat bab 10.3.).

— ZERO-FILL phrase menyebabkan bila posisi-posisi field data-item penerima data tidak diisi dengan data (langsung ditekan tombol RETURN, maka akan terisi dengan nilai nol. ZERO-FILL biasanya digunakan untuk jenis data-item alphanumerik. Kalau ZERO-FILL tidak disebutkan, maka akan berisi nilai spasi (blank).

Bentuk statement ACCEPT yang ke 4:

DATE

DAY

ACCEPT nama – data FROM TIME

ESCAPE-KEY

Beberapa nilai standard dapat diperoleh sewaktu proses pengerjaan program COBOL dengan mempergunakan statement ACCEPT bentuk ke 4 ini.



10.5 STOP verb.

STOP verb digunakan untuk menghentikan program baik Secara permanen maupun secara sementara saja, yang kemudian proses program dapat dilanjutkan kembali.

Bentuknya :

Stop {literal }

RUN

Bentuk STOP RUN akan menyebabkan proses program berhenti secara permanen, sedang bentuk STOP yang diikuti oleh literal, menyebabkan proses program berhenti secara sementara, dan literal akan ditampilkan di layar. Bila operator menekan sembarang tombol, maka proses program akan dilanjutkan ke statement berikutnya setelah / statement STOP literal tersebut.

0 komentar:

Posting Komentar